Sihabuddin.com Sekedar Berbagi Pengalaman "Apa Yang Aku Lihat, Aku Rasa, Aku Dengar Dan Aku Hirup"

Terima Kasih Matahariku

Terima Kasih Matahariku
sihabuddin.com - terima kasih matahariku. Artikel ini sambungan atau lanjutan dari artikel
Wanita Cantik Bagai Matahari dan artikel Terus kenapa kalau sudah punya pacar?

iya walau pacaran LDR dan cuma bertahan 1 bulan, toh kamu sudah memberikan banyak ilmu, aku sangat berterima kasih padamu, matahariku. Sempat kecewa, dendam, marah, tak karuan. kini aku maafkan, aku relakan, ya aku ikhlaskan. Aku masih ingat pas di pernikahan kakakmu di jawa tengah aku tak menyapamu, bahkan tak ingin melihatmu, aku tahu kamu datang, tapi aku mencoba menghindar dan tak memperhatikanmu, ahh maafkanlah aku ini masih anak kecil yang masih ada rasa kecewa, , tapi saat acara nikahan di jawa timur, kamupun tak terlihat, tak datang, aku ngobrol hangat dengan keluargamu, dengan lingkungan sekitarmu, apalagi saat berbincang dengan orang tuamu, seketika langsung ingat kamu, dan entah kenapa aku menjadi merasa bersalah, ahh maafkanlah aku ini.

Siapalah yang tak kecewa saat dalam puncaknya mencintai, tiba tiba di putuskan sebelah pihak tanpa di bicarakan dengan alasan yang wagu tak masuk akal juga, kalau di alurkan padahal yang mengajak jadian kamu, yang ngajak seriusan kamu, yang ngajak dewasa kamu, yang janji setia cukup satu ya kamu juga, dan aku mengiyakan dan ku yakinkan juga, ku cukupkan saja denganmu, eh tiba tiba kamunya suka dengan cowok lain, tanpa ada rembugan tanpa bicara denganku kamu langsung putuskan aku, dan mengejar cowok barumu itu. dan alasanmupun sangat wagu dan klasik, "aku malas pacaran, karena setiap hari di marahin sama guru" sangat kecewa membaca chatmu, beh tapi karena alasanku aku masih mencintaimu, aku mencoba untuk tak marah padamu, aku mengiyakan saja omongan gurumu, toh kalau mau ku debatkan, sangat bisa, tapi cukup aku saja yang mengalah, toh kamu sudah merasa tak lagi nyaman denganku kalaupun aku paksakan pasti juga tidak baik.
Cukup lama untuk move on, karena bagiku move on bukan sekedar mencari pengganti, tapi bagaimana bisa tetap berteman tak membenci, move on itu lebih ke tentang mengikhlaskan percuma punya pengganti tapi pikiran masih ke mantan.
Cukup lama dan sangat membuang waktu, tapi apa mungkin karena memang prosesnya seperti ini?

Kecewa, perih, nyesek, iyaaa, tapi setelah aku pikirkan, ternyata di balik itu semua, kamu memberikan ilmu yang tak pernah terpikirkan olehku bagiku kamu merobek hatiku seakan akan kamu menyuruhku melihat hatiku bahwa ada seseorang yang harus ku perhatikan. Guruku, keluargaku, teman temanku. Puncaknya ada Alloh.

TERIMA KASIH MATAHARIKU

Aku baru sadar, bahwa rasa kecewa itu sangat menyakitkan, apalagi kecewa kepada seorang kekasih. Yang kita cintai.

Aku mencintaimu, tanpa kau minta, sudah aku pikirkan cara mendapatkan, dan aku berikan padamu.

aku mencintai mu, setiap saat hanya namamu yang ku rindu ku ingat, tanpa pamrih aku lakukan semua demi kamu

saat mencintaimu, semua pekerjaan seberat apapun tak terasa, semua kulakukan dengan cuma cuma, ringan tanpa beban.

Saat mencintaimu lapar dahaga lemas entah apapun itu, menjadi kenyang, bertenaga.
semua negative menjadi positive.

Iyah itu saat mencintaimu, tapi tiba tiba saat kamu memutuskanku.
aku lemas, aku lemah, aku hilang, aku tak terarah.

cukup lama bagiku arti rasa kecewa, untuk marahpun aku tak sanggup, karena aku mencintaimu, ahh entahlah.

yang ku pahami, ternyata di balik itu aku juga banyak mengecewakan kepada orang orang sekitarku, terutama kepada guru dan orang tuaku
begitu cintanya pak yai bu nyai, gus gus, namun dengan entengnya aku mengecewakanya.
TERIMA KASIH GURUKU

begitu cintanya bapak ibuku keluargaku, namun entahlah aku tak terpikirkan, aku mengecewakanya juga
TERIMA KASIH BAPAK IBUKKU

dan puncaknya begitu cintanya ALLOH kepadaku, namun ahh aku sudah sangat banyak mengecewakan.
TERIMA KASIH ALLOH

dan aku sangat sangat berterima kasih kepada matahariku, yang telah menyinari hatiku dan membuat terang hati ini.

Aku Masih Mencintaimu karena kamu dan keluargamu. sihabuddin.com Terima Kasih Matahariku.

TAMBAHAN 6 April 2017
ini bulan kelahiranmu, aku masih ingat 22 april tahunya kalau gak salah 2002 wkwkwk
Setelah putus ini, lega juga ternyata, sebelum ini, aku selalu bercerita entah kepada siapa saja yang ku jumpai, bahwa hatiku kecewa, saat puncak puncaknya cintaku, kamu dengan entengnya memutuskanku, yah, aku bercerita kepada siapa saja, dan semuanya ternyata tak ada yang bisa membantu 100% menghilangkan kekecewaanku, dan ternyata butuh waktu dan pasrah kepada Alloh adalah jalan yang terbaik Terima Kasih Alloh

Aku tak lagi perlu menunggu kabarmu,
di setiap pagi saat kamu sampai sekolah
di setiap sore saat kamu pulang sekolah

aku tak perlu lagi memikirkan kejutan untukmu
aku tak perlu memikirkan kado/hadiah
aku tak perlu lagi janji janji membelikan ini itu

ahh lega juga rasanya, aku bebas berteman dengan siapa saja,
tanpa perlu ada yang mengawasaiku, mencemburuiku, melabrakku, selagi tak membuatku menjadi buruk, aku bisa berteman santai saja

yah, ternyata hidup ini menjadi lebih luas dan lega
biasanya aku selalu was was dengan kamu
aku selalu curiga dengan kamu, aku terpaku pada kamu

tapi kini ahh bebas sekali wkwkwk
ku cukupkan sedihku,
ku cukupkan gelisahku
yah cukup, terima kasih mata hariku

pikirku sekarang, saat kamu memutuskan ku,
hati ini seperti di belah, tapi bukan semata mata untuk menyakitiku
tapi agar aku melihat, menengok ke dalam robekan hatiku itu
ternyata, banyak juga yang aku abaikan
terima kasih telah membuka hatiku, dan lagi lagi aku percaya,
kamu benar benar matahari menyinari hati ini

TERIMA KASIH MATAHARIKU

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget